Senin, 13 Februari 2012

TENTANG REMAJA


Masa remaja merupakan masa transisi, dari masa anak-anak kemasa dewasa
Ada tiga fase remaja :
  1. remaja awal berusia     12 – 15 tahun
  2. remaja madya berusia  15 – 18 tahun
  3. remaja akhir berusia     19 – 22 tahun
Tanda-tandanya  :
secara fisik, masa remaja diandai dengan matangnya organ-organ seksual, seperti kelenjar prostate pada remaja pria. Sedangkan remaja putri menghasilkan ovarium atau mengalami menarche

Fase-fase perkembangan :
  1. Perkembangan aspek fisik, tumbuhnya organ-organ tubuh
  2. Perkembangan aspek intelektual, berpikir operasional, idealis dan berpikir logis
  3. Perkembangan emosionalitas, muncul adanya rasa cinta, rindu, mengenal lebih intim dengan lawan jenis, emosinya sensitif dan reaktif ( kritis ) sering bersifat negatif dan temperamental ( mudah tersinggung ) mudah sedih atau murung, sering terjadi dilingkungan keluarga yang tidak harmonis
  4. Perkembangan aspek sosial, kemampuan memahami orang lain, kecenderungan untuk meniru, bisa negatif juga bisa positif
  5. Perkembangan aspek kepribadian, sadar akan identitas atau jati diri

Apabila remaja berhasil memahami dirinya,dalam kehidupan sosial, kehidupan beragama, maka akan menemukan jati dirinya, dia akan memiliki kepribadian yang baik.
Sebaliknya apabila gagal, maka akan mengalami kebingungan atau kekacauan, sehingga memiliki kepribadian yang tidak baik. Memiliki perilaku menyimpang, melakukan kriminal atau menutup diri
Perilaku nakal atau aneh-aneh dipicu karena berbagai factor :
  1. Orang tua tidak memberikan ketauladanan dalam berahlak mulia / pengamalan ajaran agama
  2. Orang tua bersifat permisif/ memberi kebebasan berperilaku atau sikap otoriter
  3. Pergaulan yang tidak baik dengan yang berahlak buruk
  4. Sering menonton film porno atau kekerasan

Tugas utama perkembangan remaja adalah :
Memperoleh kematangan moral untuk membimbing perilakunya
Pertumbuhan fisik yang terkait dengan seksual, mengakibatkan tergoncangnya emosi, kecemasan dan kehawatiran pada diri remaja, bahkan dapat mempengaruhi kesadaran beragama apalagi jika remaja kurang mendapatkan pengalaman dan cenderung skeptis ( acuh tak acuh, cuek atau was-was )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

misi : membangun kekayaan mental manusia indonesia demi kehidupan yang lebih bernilai

slogan : bosan kita menderita ! saatnya bersama! bangun indonesia !